Sabtu, 01 Februari 2014

Konsep Perilaku Birokrasi & Budaya Organisasi

Konsep Perilaku Birokrasi & Budaya Organisasi

Adalah mempelajari perilaku suatu birokrasi atau organisasi yang ditunjukkan oleh perilaku individu di dalamnya. Birokrasi itu sendiri berupa sistem atau alat organisasi agar organisasi berjalan sesuai dengan tujuan. Suatu birokrasi atau organisasi terdiri atas individu yang saling bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Budaya organisasi dapat berupa asumsi nilai dasar dari nilai organisasi baik sikap maupun perilaku yang saling mempengaruhi antar individu secara positif maupun negatif.

Point dari birokrasi adalah:
  • -          Adanya struktur
  • -          Adanya tugas kerja
  • -          Adanya wewenang, serta
  • -          Adanya pembagian gaji

Contoh dari hal ini adalah rumah tangga keluarga, dimana terdapat struktur yang jelas mulai dari ayah, ibu, serta anak. Lalu pembagian tugas kerja pun jelas, seperti ayah mencari nafkah, ibu mengasuh anak, serta anak belajar di sekolah. Begitu juga dengan wewenang, seorang ayah memegang peranan penting bagi suatu keluarga untuk tetap konsisten menjaga kebahagiaan keluarga.

Fungsi dari budaya organisasi adalah:
  • -          Sebagai identitas pembeda
  • -          Menyampaikan identitas suatu organisasi
  • -          Stabilitas sosial, yaitu adanya feedback dari ikatan sosial
  • -          Memupuk rasa pengendalian sikap & perilaku apa yang boleh dan apa yang tidak boleh


Budaya suatu individu dengan individu lainnya tentu sangat berbeda satu sama lain, begitu juga antara individu dengan organisasi. Jadi ketika individu masuk kedalam lingkup organisasi dan terdapat perbedaan budaya, secara tidak langsung individu tersebut mengalami akulturasi dengan budaya organisasinya karena individu tersebut sudah menerima kelebihan maupun kekurangan organisasinya

M. Aldi Jayadilaga

Jumat, 31 Januari 2014

Google Voice Search

Google Voice Search








Akhir-akhir ini baru saja Google memperbaharui aplikasi Google Search-nya untuk iOS. Google voice search merupakan apilkasi gratis yang dikembangkan oleh google. Aplikasi ini bisa dinikmati bagi pengguna android, iPhone dan Blackberry. Google voice Search adalah produk dari Google yang menyediakan layanan bagi pengguna Google Search dengan berbicara melalui telepon genggam



 

Dengan berbicara apa saja maka dalam layar telepon genggam akan menampilkan apa saja yang sedang kita cari. Karena google voice search dilengkapi dengan teknologi speech rcognition. Seperti yang kita lihat pada layar televisi baru-baru ini muncul iklan google voice search yang menampilkan ada seorang wanita ingin membuat” lasanya”. Dengan hanya berbicara lasanya pada telepon genggamnya maka akan telepon genggamnya dapat menjawab dengan langung dalam bentuk suara maupun tampilan beserta dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan “lasanya”
            Sekarang orang tidak lagi hanya dapat melakukan pencarian pada Google dengan berbicara ke ponselnya, karena telepon genggam yang kita miliki akan berbicara kembali pada  kita dengan menjawab semua pertanyaan  dan mencari hasil pencarian dengan suara keras kemudian menampilkan hasil pencarian. Bekerjasama dengan Google Knoledge Graph , menjadikan hasil pencarian pada voice search di iOS kini lebih baik dari sebelumnya.
            Aplikasi ini dapat membantu kita menemukan jawaban apapun, mulai dari kondisi cuaca, waktu di Negara lain, berapa tinggi sebuah gedung pencakar langit, kurs mata uang asing, hingga rute perjalanan dan peta perjalanan. Itulah tadi contoh pertanyaan yang bisa kita gunakan dengan Google Voice Search. Saat kondisi tertentu dimana kita malas mengetik setiap kata pada mesin pencari atau saat kita harus mengerjakan pekerjaan Mulitasking aplikasi ini sangatlah membantu. Mungkin teman-teman sudah banyak yang menfaatkan aplikasi ini. Dan bagi yang belum mengetahui tentang aplikasi ini. Semoga artikel ini dapat membantu teman-teman dalam melakukan pencarian. Selamat mencoba

Ria Ristina
IC-KBN

133010004163

Produk dan Harga

PRODUK DAN HARGA
A.PRODUK
·         Pengertian
Menurut Kotler & Armstrong, produk adalah segala sesuatu yang di tawarkan ke pasar untuk mendapat perhatian, dibeli, digunakan, atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan.
·         Tingkatan Produk
1.      Core Benefit              :manfaat dasar dari suatu produk
2.      Basic Product             :bentuk dasar dari suatu produk yang dapat dirasa panca indera
3.      Expected Product      :serangkaian atribut produk dan kondisi yang diharapkan oleh pembeli
4.      Augmented Product  :sesuatu yang membedakan produk dengan produk pesaing
5.      Potential Product       :perubahan bentuk yang dialami produk di masa yang akan datang
·         Klasifikasi Produk
1.      Berdasarkan wujudnya:
a)      Barang          :berwujud fisik (dapat dilihat, disentuh, dirasa)                    
b)      Jasa               :aktivitas atau manfaat yang ditawarkan untuk dijual
2.      Berdasarkan daya tahannya:
a)      Barang tidak tahan lama        :barang berwujud yang biasanya habis dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali pakai
b)      Barang tahan lama                 :barang berwujud yang biasanya tidak habis dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali pakai
3.      Berdasarkan tujuan konsumsinya:
a)      Barang konsumsi        :produk yang dapat langsung dikonsumsi tanpa melalui pemrosesan lebih lanjut. Menurut Kotler, barang konsumsi dapat dibagi menjadi 4, yaitu:
                                                                                                        i.            Convenience Goods:barang yang pada umumnya memiliki frekuensi pembelian yang tinggi
                                                                                                      ii.            Shopping Goods: barang yang dalam proses pemilihan dan pembeliannya dibandingkan oleh konsumen
                                                                                                    iii.            Speciality Goods:barang yang memiliki karakteristik unik dimana sekelompok konsumen melakukan usaha khusus untuk membelinya
                                                                                                    iv.            Unsought Goods:barang yang tidak diketahui oleh konsumen atau kalaupun sudah diketahui tetapi pada umumnya belum terpikirkan untuk membelinya.
b)      Barang Industri                      :produk yang tidak dapat dikonsumsi tanpa melalui pemrosesan lebih lanjut terlebih dahulu
·         Dimensi Kualitas Produk:
a.       Performance: berhubungan dengan karakteristik dasar dari suatu produk.
b.      Durability: berapa lama atau umur produk yang bersangkutan sebelum produk tersebut harus diganti.
c.       Conformance to specification: sejauh mana karakteristik operasi dasar sebuah produk memenuhi spesifikasi dan tidak ditemukan kecacatan pada produk.
d.      Feature: karakteristik produk yang dirancang untuk menyempurnakan fungsi produk.
e.       Reliability: probabilitas bahwa produk akan bekerja dengan memuaskan ata tidak dalam periode waktu tertentu.
f.       Estetika: Bagaiman penampilan produk dapat dilihat.
g.      Perceive quality: persepsi konsumen terhadap produk.


·         Siklus Hidup Produk/Product Life Cycle
a.       Pengertian
Suatu grafik yang menggambarkan riwayat produk sejak produk di perkenalkan ke pasar sampai dengan produk itu di tarik dari pasar.
b.      Tahap-tahapnya
                                                                               I.            Tahap perkenalan:
 -barang mulai di pasarkan dalam jumlah yang 
  besar
 -volume penjualan belum tinggi
 -promosi agresif (biaya iklan tinggi)
 -laba masih rendah
                                                                            II.            Tahap pertumbuhan
 -permintaan meningkat
 -penjualan dan laba meningkat cepat
 -promosi tidak se-agresif sebelumnya
 -pesaing mulai muncul
 -meningkatkan distribusi, contoh: menurunkan
  harga, insentif harga

                                                                         III.            Tahap pendewasaan
 -penjualan masih meningkat
 -laba mulai turun
 -persaingan harga meningkat
 -iklan ditingkatkan
                                                                         IV.            Tahap penurunan
 -permintaan sudah jauh menurun
 -barang baru harus sudah di pasarkan
c.       Strategi untuk menghadapi masing-masing tahap
                                                                               I.            Tahap perkenalan




Promosi
Tinggi
Rendah
harga
Tinggi
Strategi peluncuraan cepat
Strategi peluncuran lambat
Rendah
Strategi penetrasi cepat
Strategi penetrasi lambat



                                                                            II.            Tahap pertumbuhan
-meningkatkan kualitas dan keistimewaan produk
-menambahkan model baru dari produk
-perusahaan memasuki segmen pasar baru
-iklan (menyadari) dirubah menjadi (memilih)
-meningkatkan cakupan distribusi
                                                                         III.            Tahap pendewasaan
-strategi peningkatan keistimewaan (feature
 improvement)
-strategi defensive (mempertahankan pasar)
-strategi peningkatan mutu
-iklan mengingatkan
                                                                         IV.            Tahap penurunan
-menambah investasi
-mencari pasar baru
-meninggalkan bisnis tersebut dan menjual asset  
 perusahaan
B.HARGA
·         Pengertian
a.       Menurut Buchari Alma, harga sebagai nilai suatu barang yang dinyatakan dengan uang
b.      Menurut David W. Cravens, harga mempengaruhi kinerja keuangan dan juga sangat mempengaruhi persepsi dan penentuan posisi merek. Harga menilai suatu ukuran tentang mutu suatu produk bila pembeli mengalami kesulitan dalam mengevaluasi produk-produk yang kompleks
·         Penetapan Harga
Menurut kotler, penetapan harga tergantung pada serangkaian kekuatan-kekuatan lingkungan dan persaingan yang sangat rumit
·         Tujuan Penetapan Harga
a.       Bertahan hidup
b.      Memaksimalkan laba jangka pendek
c.       Memaksimalkan hasil penjualan
d.      Menyaring pasar secara maksimum
e.       Menentukan permintaan
·         Strategi Penetapan Harga
a.       Skimming price:-memberikan harga tinggi
                             -pesaing relatif sedikit
                             -differensiasi kuat
                             -dapat meningkatkan nilai produk menjadi
                              sangat prestisius
b.      Harga penetrasi:-memberikan harga rendah
                             -tidak memiliki nilai yang tinggi
                             -pasar yang sensitive harga
·         Metode Penetapan Harga
a.       Berdasar biaya:-biaya plus dan mark up
                           -BEP
b.      Berdasar harga pesaing:-Harga pesaing sebagai referensi
                                          -cocok untuk pasar oligopoly
c.       Berdasar permintaan:-didasari price value, sensitifitas harga,
                                        perceive quality
                                       -analisa pada price sensitivity harga
                                         (PSH)
·         Pendekatan Umum Menetapkan Harga
a.       Predatory pricing:-harga dibawah cost yang dihasilkan
                                -membunuh competitor bisnis

b.      Pshycological pricing:-psikologi konsumen sebagai acuan

Eko Agus Purwanto
133010004233